Ngabuburit, Antara penting dan ndak Penting

12 Jul 2013

Membahas tentang Bulan Ramadhan alias bulan puasa, jelas tak bisa dipisahkan dari yang namanya Ngabuburit. Istilah Sunda yang penggunaannya sudah sangat me-nasional. Ngabuburit punya arti yaitu menunggu waktu maghrib (burit artinya waktu menjelang malam hari atau waktu Maghrib), dalam konteks bulan puasa, ngabuburit sering diartikan sebagai kegiatan untuk menunggu waktu berbuka.

Ngabuburit, Agenda rutin jelang maghrib
Ngabuburit, Agenda rutin menjelang berbuka puasa

Ya, segala sesuatu yang berhubungan dengan waktu memang ada masanya untuk ditunggu, tak kecuali dengan waktu berbuka puasa. Bagi orang yang sudah terbiasa berpuasa sunnah senin kamis ataupun puasa Ndaud (sehari puasa sehari tidak), mungkin menantikan waktu berbuka bukanlah hal yang menjemukan atau memberatkan. Bahkan seringkali mereka dengan enteng dan lempeng menjalankan kegiatan seperti biasa saat mereka tidak berpuasa.

Namun bagi beberapa orang (atau mungkin banyak orang), terutama yang sangat jarang berpuasa sunnah dan yang melaksanakan puasa hanya pada saat ramadhan saja, menunggu waktu berbuka bisa jadi merupakan hal yang sangat menjemukan, terlebih di waktu sore hari, karena di waktu itulah rasa lapar ataupun haus yang sejak subuh ditahan sudah sangat ingin keluar menyeruak dari tempat persembunyiannya. Hawa nafsu yang sudah ditahan sedemikian rupa pun seakan ingin memberontak.

Yang biasanya makan minum seenaknya, kini harus ditahan sampai tiba waktunya. Yang biasanya srap-srup par-por menghisap rokok, kini harus sedikit mengendorkan asapnya, dan yang biasa memandang “paha-dada” di jalanan bebas, kini harus sedikit (banyak) menjaga matanya. Rasanya sungguh tak bebas. Tapi itulah Puasa, yang merupakan perintah wajib Alloh SWT kepada segenap umat Islam di seluruh dunia. Bukankah Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183 (yang merupakan salah satu ayat best seller saat bulan puasa) sudah jelas diterangkan

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa”

Lempengnya, Walau mungkin bagi sebagian orang (atau mungkin banyak) menunggu waktu berbuka adalah hal yang menjemukan, namun mau tak mau, jelas harus dilalui, karena bagaimanapun, Berpuasa jelas akan membawa efek yang bagus bagi pelakunya. Alloh SWT tak mungkin memerintahkan umatnya untuk melaksanakan sesuatu kecuali terkandung banyak manfaat didalamnya.

Nah, untuk menghilangkan rasa jemu dalam menunggu waktu berbuka itu, salah satu caranya adalah menggunakan waktu penantian berbuka dengan berbagai kegiatan. Kegiatan menunggu berpuka inilah yang kerap disebut sebagai ngabuburit, *sudah dijelasin kali om.

Lain ladang lain belalang, lain pribadi lain isi. Begitu pula dengan kegiatan Ngabuburit.Setiap orang punya cara masing-masing untuk ngabuburit. Ada yang menhabiskan waktunya dengan kegiatan-kegiatan maksiat dan tak berguna seperti tongkrong di pinggir jalan, balapan, menyalakan petasan, bermain game online, dan lain sebangsanya.

Tongkrong dan Balapan, Ngabuburit maksiat tak manfaat
Tongkrong dan Balapan, Ngabuburit maksiat tak manfaat

Pun begitu sebaliknya, ada pula yang menghabiskan waktu penantian berbuka dengan segenap hal yang bermanfaat, diantaranya mengaji, tadarusan, membaca buku-buku ilmu, berolahraga, ataupun membagi-bagikan takjil dan kegiatan ber-genre sosial lainnya.

Ngabuburit pengajian, dapat manfaat juga berkat (Takjil gratis)
Ngabuburit pengajian, dapat manfaat juga berkat alias Takjil gratis (kali aja)

Intinya, ada banyak cara untuk menunggu waktu berbuka, tergantung bagaimana kita mau bersikap dan memilih.

Nah, jika ditanya pentingkah kegiatan Ngabuburit tersebut? Jawabannya akan menggantung pada ngabuburit yang bagimana. Jika Ngabuburit yang dimaksud adalah menunggu waktu berbuka dengan kegiatan hura-hura dan tidak bermanfaat, maka jelas itu ngabuburit yang sangat tidak penting dan sia-sia. Namun sebaliknya, jika Ngabuburit yang dimaksud adalah menunggu waktu berbuka dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat, maka Ngabuburit tersebut jelas sangatlah penting, bahkan sangat wajib dan dianjurkan.

So, Ngabuburit mana yang anda pilih? Kalau saya sih… ehm, kasih tau ndak ya..?? Ah, enggak ah, hehe

Nb : Gambar minjem dari Sini, sini, dan sini


TAGS ngaBLOGburit puasa ramadhan


-

Author

Follow Me